
Home » Web » Memahami Perbedaan Hosting dan Domain secara Lengkap
Hosting dan Domain sebenarnya adalah istilah jaringan yang sering digunakan pada dunia jaringan komputer terutama jaringan internet, kedua istilah tersebut adalah 2 hal yang berbeda namun saling memiliki keterkaitan yang sangat erat dan tidak bisa dipisahkan.
Semua praktisi jaringan atau orang yang selalu berkecimpung di dunia administrasi jaringan internet pasti tidak asing dengan istilah tersebut, mereka tau persis apa yang dimaksud dengan hosting, dan apa yang dimaksud dengan jaringan , bahkan mereka juga sangat paham mengenai
perbedaan hosting dan domain secara lengkap , namun untuk orang awam yang jarang sekali berkecimpung di dunia jaringan komputer secara langsung, tentunya kedua istilah tersebut adalah istilah asing yang kurang mereka pahami, oleh karena itu di artikel kali ini saya akan coba jelaskan mengenai apa itu hosting dan apa itu domain?.
Saya merasa terpancing untuk menjelaskan ini karena beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan pertanyaan dari seorang blogger tentang kedua istilah tersebut, dia ceritanya ingin mengupgrade atau melakukan custom domain, merubah alamat situsnya agar bisa memiliki alamat pribadi dan tidak mau berakhiran .blogspot.com, tapi ingin berakhiran .com, .net, .org dan jenis top level domain lainnya, dia kebetulan memiliki petunjuk bahwa untuk merubah alamat situs menjadi domain pribadi harus membeli hosting dan domain namun belum terlalu paham, karena pusing akhirnya dia mencari tau tentang kedua istilah tersebut salah satunya dengan bertanya kepada saya.
Pertanyaan seperti itu mungkin saja pertanyaan yang sama yang ingin anda pahami, jadi saya putuskan saja untuk membuat artikelnya agar siapapun anda yang kebetulan sedang mencari informasi yang sama mengenai perbedaan hosting dan domain, dengan artikel ini mudah-mudahan bisa membantu mereka memahami kedua istilah tersebut.
Hosting adalah istilah yang sering digunakan untuk tempat penyimpanan data komputer berupa file dalam bentuk gambar, teks video dan lain sebagainya yang bisa diakses dan digunakan dengan mudah melalui jaringan internet, server hosting biasanya dalam bentuk berupa sebuah mesin komputer yang memiliki spesifikasi hardware paling baik,
Komputer tersebut biasanya disebut sebagai komputer server yang memiliki sumber daya yang sangat mendukung, dilengkapi dengan sistem operasi khusus dan juga aplikasi yang dapat menunjang kinerja server dan dapat berjalan tanpa henti secara terus menerus..
Komputer server untuk file hosting bisanya disimpan di data center yang dilengkapi dengan suplai listrik yang baik, dan langsung terhubung dengan jaringan internet yang memiliki kecepatan tinggi, sehingga dapat mengcover koneksi atau permintaan layanan komputer client dalam jumlah yang sangat banyak.
Jika hosting tersebut digunakan untuk menyimpan file-file dan aset halaman web, maka bisa disebut dengan
web hosting , untuk memiliki web hosting biasanya anda harus menyewanya dengan harga tertentu yang besar kecilnya sangat tergantung sekali dengan spesifikasi hardware dan layanan aplikasi server yang dipilih.
Sedangkan domain adalah nama alamat untuk mengakses halaman situs yang mudah dipahami sebagai pengganti alamat IP address komputer dalam jaringan dan akan mengarah ke alamat IP server hosting. Ketentuan nama domain biasanya diatur oleh badan regulasi domain dunia, nama domain biasanya berakhiran:
Untuk memiliki halaman situs atau halaman blog sendiri maka anda wajib membeli nama domain, sedangkan hosting tergantung dari halaman situs atau blog yang anda pilih, jika halaman blog yang ingin anda jadikan situs pribadi berawal dari halaman blog gratisan, sebut saja seperti blogspot.com, wordpress.com, xtgem.com, tumblr.com dan lain sebagainya, maka hosting tidak perlu anda sewa, karena untuk layanan blog gratisan yang akan di upgrade menjadi situs top level domain (domain pribadi dengan akhiran .com, .org, .net dll) biasanya sudah di hosting di server milik layanan blog tersebut, seperti misalnya blogspot, ini sudah dihosting di server milik google, begitu juga layanan blog lainnya.
Apa yang harus kita persiapkan jika ingin upgrade atau custom domain dari yang tadinya menggunakan alamat domain gratisan menjadi alamat domain pribadi, maka anda cukup membeli nama domain saja, kemudian lakukan konfigurasi domain agar nama alamat domain anda mengarah ke halaman blog anda yang sebelumnya halaman blog gratisan.
Jadi keperluan akan server hosting untuk halaman situs atau halaman blog pribadi anda akan sangat tergantung sekali dengan flatform blog yang anda pilih, jika halaman blog yang akan anda gunakan adalah buatan anda sendiri, atau menggunakan Conten Manajemen system (CMS) gratisan seperti, CMS wordpress.org, joomla, dan lain-lain, maka anda harus menyewa hosting dan juga nama domainnya satu paket.
Hosting akan digunakan untuk menyimpan file-file halaman web dan juga asetnya (file gambar, video, music dll) sedangkan nama domain digunakan sebagai alamat yang digunakan untuk mengakses halaman blog atau situs tersebut.
Jika tidak mau repot dan ingin cara praktis maka untuk memiliki hosting dan juga nama domain sendiri anda bisa menyewanya di situs-situs yang menyajikan layanan hosting dan juga domain, ada banyak sekali situs-situs penyedia layanan hosting dan domain, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
Ada ribuan penyedia layanan hosting dan domain, yang banyak tersebar di internet, jika ingin menyewanya anda harus memilih nama penyedia layanan yang memang memiliki reputasi yang baik dan juga layanan yang memuaskan.
Untuk menyewanya anda tinggal kunjungi saja situs layanan hosting dan domain tersebut, anda tinggal ikuti tahapan dan petunjuknya, harganya yang ditawarkan oleh masing-masing layanan bervariatif tergantung dari jenis nama domain (.com, .org, .net dll) dan tergantung juga pada spesifikasi server hosting yang dipilih.

| Menu | | Home | | Contact |